Saturday, 2 June 2018

Fungsi-fungsi Manajemen SDM

Ilustrasi Gambar dari : ferdianrahmawan.blogspot.co
Dalam pembahasan sebelumnya yaitu tentang Cara Pandang Terhadap Manajemen Sumber Daya Manusia, maka kali ini pembahasannya adalah Fungsi-fungsi SDM.  Di dalam manajemen sumber daya manusia, terdapat sejumlah fungsi operasional, yakni perencanaan Sumber Daya Manusia rekrutmen dan seleksi pengembangan sumber daya manusia, balas jasa, keselamatan dan kesehatan kerja, hubungan industrial, dan penelitian sumber daya manusia.

1.   Perencanaan sumber daya manusia
Perencanaan sumber daya manusia adalah proses yang secara sistematik mengkaji kebutuhan sumber daya manusia untuk menjamin Tersedianya tenaga kerja dalam jumlah dan mutu yang sesuai pada saat dibutuhkan. dengan kata lain, perencanaan SDM adalah proses penentuan jumlah dan mutu kualifikasi SDM di masa yang akan datang.

2.   Rekrutmen dan seleksi
Rekrutmen atau penarikan adalah proses menarik perhatian sejumlah orang dan mendorong mereka untuk melamar pekerjaan pada suatu organisasi. hasil proses rekrutmen adalah sekumpulan pelamar yang memenuhi syarat.
Seleksi adalah proses untuk memilih orang-orang dari sekumpulan pelamar yang paling cocok dengan posisi yang ditawarkan dan dengan organisasi. hasil proses seleksi adalah para calon pegawai yang paling memenuhi syarat di antara pelamar

3.   Pengembangan SDM
Pengembangan sumber daya manusia adalah suatu upaya terencana yang dilakukan oleh manajemen untuk meningkatkan kompetensi pekerja dan unjuk kerja organisasi melalui program program pelatihan pendidikan dan pengembangan.

4.   Balas jasa
Balas jasa atau kompensasi didefinisikan sebagai semua imbalan yang diterima oleh seseorang sebagai balasan atas kontribusi mereka terhadap organisasi.  imbalan itu dapat berupa salah satu atau kombinasi bentuk dibawah ini :
  1. Gaji atau upah yakni uang yang diterima oleh seseorang sebagai imbalan atas pekerjaan mereka
  2. Tunjangan dan pelayanan yakni imbalan fungsi finansial tambahan selain gaji upah pokok misalnya cuti liburan cuti dan asuransi kesehatan.
  3. Imbalan non finansial misalnya pekerjaan yang menyenangkan atau lingkungan yang kerja yang nyaman.

5.   Keselamatan dan kesehatan kerja
Keselamatan kerja meliputi upaya untuk melindungi para pekerja dari luka-luka akibat kecelakaan kerja. kesehatan kerja adalah terbebasnya para pekerja dari penyakit dan terwujudnya kesejahteraan fisik dan mental pekerja.

6.   Hubungan industrial
Hubungan industrial atau hubungan pekerja mencakup semua praktek yang mengimplementasikan filosofi dan kebijakan suatu organisasi yang berkaitan dengan pekerja.

7.   Penelitian sumber daya manusia
Penelitian sumber daya manusia adalah studi yang sistemik tentang sumber daya manusia suatu perusahaan dengan maksud untuk memaksimalkan pencapaian tujuan individu dan tujuan organisasi.


Menurut Cascio (1992), kegiatan utama dalam manajemen sumber daya manusia adalah sebagai berikut
1.   Penarikan, meliputi aktivitas-aktivitas (1) mengidentifikasikan persyaratan jabatan di dalam sebuah organisasi (2) menentukan jumlah orang dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan, dan (3) memberikan peluang yang sama bagi semua kandidat yang memenuhi syarat untuk melamar pekerjaan.
2.   Seleksi, yaitu proses pemilihan orang-orang yang paling baik kualifikasinya untuk memangku jabatan atau menjalankan pekerjaan tertentu.
3.   Pemeliharaan, itu meliputi kegiatan-kegiatan (1) pemberian imbalan bagi para karyawan yang telah menjalankan pekerjaan secara efektif, dan (2) penciptaan dan pemeliharaan kondisi kerja yang aman dan sehat.
4.   Pengembangan, yakni fungsi yang berisi kegiatan-kegiatan Untuk memelihara dan meningkatkan kompetensi karyawan melalui peningkatan pengetahuan keterampilan kemampuan dan aspek-aspek lainnya .
5.   Penilaian, yang meliputi pengamatan dan evaluasi atas perilaku dan sikap karyawan yang relevan dengan pekerjaan dan unjuk kerja .

6.   Penyesuaian, yang mencakup kegiatan-kegiatan yang ditunjukkan untuk menjaga agar para karyawan mematuhi semua kebijakan sumber daya manusia yang digariskan oleh organisasi.
Post a Comment