Monday, 28 May 2018

Manajemen Sumber Daya Manusia

Definisi manajemen sumber daya manusia

Gambar ilustrasi dari medim.com
Pendayagunaan sumber daya manusia di dalam organisasi antara lain dilakukan melalui fungsi-fungsi perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan seleksi, pengembangan sumber daya manusia, perencanaan dan pengembangan karir, pemberian kompensasi dan kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan kerja dan hubungan industrial. Perencanaan dan implementasi fungsi-fungsi ini harus didukung pula oleh analisis jabatan yang cermat dan proses penilaian unjuk kerja yang objektif.

Dalam praktek sehari-hari, kita temukan pula beberapa istilah yang mengandung pengertian yang sama dengan manajemen sumber daya manusia. istilah-istilah itu antara lain manajemen personalia, manajemen kepegawaian, administrasi personalia, manajemen tenaga kerja, dan manajemen sumber daya insani.


Mondy Noe (1990) mendefinisikan manajemen sumber daya manusia sebagai “pendayagunaan sumber daya manusia untuk mencapai tujuan tujuan organisasi.”

Flipo (1996) membagi fungsi manajemen personalia ke dalam fungsi manajerial dan fungsi operasional. Ia mendefinisikan manajemen operasional sebagai “proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan atas fungsi pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, integrasi, pemeliharaan dan pemutusan hubungan sumber daya manusia agar tujuan tujuan individu, organisasi dan masyarakat dapat dicapai.” Empat fungsi yang pertama adalah fungsi manajerial dan sisanya adalah fungsi operasional manajemen.

Sikula (1992) mendefinisikan administrasi penolak personalia sebagai “penarikan seleksi penempatan, indoktrinasi pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (tenaga kerja) oleh dan dalam suatu perusahaan”. Definisi ini memberi penekanan pada fungsi staffing atau pengadaan staf. Tujuan Sumber Daya Manusia
Post a Comment